Mahasiswa kedokteran (MK)
Apakah yang berbeda dari mahasiswa2 lainnya?
Apakah dengan ditambah kedokteran langsung menjadi manusia setengah dewa?
Atau langsung menjadi dewa?
Ternyata...
Itu hanyalah sebuah angan2 belaka
Di saat malam tiba
Mimpi menyongsong setiap insan manusia
Sayangnya buku masih lebih membuai MK
Banyak coretan-coretan yang lebih penting dibandingkan mimpi
Bahkan, pasien datang dengan nafas termegap2
Apakah akan selamat?
Tentu saja hanya Yang Maha Kuasalah yang menentukan bukan MK
Batu sandungan bersiap2 merobohkan MK
Ujian bagaikan debu yang melintas di pipi
Tiga minggu sekali
Kebiasaan rutin yang super "ASIK"
Sakit?
Bukanlah kata di dalam kamus MK
Dengan waktu tidur yang sedikit
Stiap detik dituntut selalu sehat walafiat
Sakit berarti kalah bertarung
Pelajaran?
Tak ayal bagaikan siswa biasa
Dicekoki setiap hari
Pasrah tanpa memilih
Diskusi...
Layaknya sebuah gelanggang
Terlalu maju salah
Terlalu mundur salah
Diam bagaikan mutiara
Sayangnya, diam dalam forum merupakan senjata makan tuan
Bingung bukan?
Kapankah pendidikan kedokteran akan diubah?
Ujian lebih jarang
Mimpi menjadi makanan sehari2
Pelajaran dapat dipilih2
Sakit merupakan hal lumrah
Sayangnya, ini semua hanyalah angan2 belaka
Rintihan Seorang Mahasiswa Kedokteran
Publicado Rabu, 24 November 2010
Label:
Renungan
Diposting oleh
Raymond Surya
di
07.45
0
komentar
Singkat Namun Menyenangkan
Publicado Rabu, 13 Oktober 2010
![]() |
| Siap games odol idung? |
![]() |
| Kelompok 6 The Best! |
Dari Makrab yang dijalani sesingkat ini, ternyata hubungan angkatan KMK 2009 dan 2010 menjadi lengket seperti perangko. Tidak ada gap maupun tembok penghalang diantara kita. Selain itu, setiap orang di KMK 2009 mampu merefleksikan dirinya agar lebih berkarya di KMK. Terima kasih acara yang super duper berguna ini. I hope that this event make our KMK become the best!
Label:
Experience
Diposting oleh
Raymond Surya
di
08.48
0
komentar
Di Balik Pembuatan Video
Publicado Selasa, 12 Oktober 2010
Halo pembaca! Kembali lagi bersama penulis setelah sekian lama tidak menulis. Ini baru saja lewat modul Tumbuh Kembang. Wow...wow...wow...Kalau kalian punya keponakan, adik yang masih bayi terus mau dikontrol perkembangan dan pertumbuhan, cari gw yah! Sekalian gw belajar. Wkwkwkwk (Mana ada yang mau..yeyyyy)
Eits, kali ini tulisan ini bukan mau membahas tentang modul kedokteran yang pasti super duper no 1 membosankan bagi anak non-FK. Jadi, bahas apa dong? Hayo apa??
Tebak!
Udah tau belom?
Tanpa membuang waktu alias basa basi, kali ini gw mau bahas tentang suatu hal yang super ASIK. Apakah itu?
Kronologi ceritanya gini, jadi temen gw ada yang ultah tgl 11 Okt, namanya Jelly (bukan nama sebenarnya). Gw sama temen gw yang orang Jakarta, sebut saja Bapau udah merencakan kejutan bwat si Jelly dari 1 bulan sebelumnya.
Apakah berhasil?
Tentu dong, namun sayangnya rencana kita berubah 180 derajat, mengalami jungkir balik. Mengapa? Tadinya tuh gw, Bapau mau ke Bandung hari Selasa - Kamis trus kasi kejutan yang luar biasa. Kempesin ban mobil, hias kamar, kotorin mobil, dan masih banyak yang laen. Sayang, itu semua hanya angan2, mengapa?
Alasan pertama ada pergantian jadwal ujian gw dari Senin ke Selasa (bolehlah). Trus, ternyata acara organisasi gw di Yogya tuh mulainya Kamis. So, ini mengganggu rencana kita semua. Ughhhhh....
Pembaca, akan tetapi, demi membuat sistem limbik Jelly bergetar2 hingga meneteskan air mata, kita cari alternatif dong. Setelah memutar otak 10 keliling lapangan bola (lho! Apa nyambungnya?), kita akhirnya sepakat mau buat video rekaman dari orang2 yang ga kenal si Jelly. Kita susun deh critanya dengan latar FKUI. Semua orang diperdaya trutama MABA...Hahahahahaha (tertawa melecehkan). Ternyata, enak juga yah jadi senior, MABA harus nurut. Wkwkwkw.
![]() |
| Happy Birthday!!! |
Mau tahu jawabannya? Tunggu part selanjutnya yah karena sampai penulisan ini dibuat, Jelly belum menerima CD-nya. SIAL!!!! Yang dititipin CD-nya mungkin iri ga dikasih kejutan ASIK dari temen-temennya (ini asumsi lho)..hahahaha
Sedikit informasi, ternyata si Jelly super seneng karena temen2 tercintanya semua memasang "SELAMAT ULTAH JELLY" pada profile picture BB. Dia begitu tersentuh..Owh!!!! Apalagi setelah melihat CD-nya. Mudah-mudahan air mata Jelly cukup membanjiri Papua yah! Hahahaha
Tunggu yah pembaca!
Label:
Experience
Diposting oleh
Raymond Surya
di
11.36
0
komentar
Gengsi VS Minat
Publicado Rabu, 25 Agustus 2010
Ibu (I): " Kamu harus kuliah di fakultas X yah. (Fakultas X merupakan salah satu fakultas berduit di kotanya)."
Budi (B): "Mam, aku kan ga suka fakultas X. Aku lebih suka di fakultas Y. Bakatku di sana mam."
I: "Bener nih, ga mau fakultas X? Kalo kamu tetep ngotot pengen kuliah di fakultas Y, ya udah kamu kuliah di luar negeri."
B: "Hah? Ngapain harus ke luar negeri? Kan di Indo jg udah ada universitas negeri yang ternama. Masuk sana aja udah bagus. Gmn?"
I: "Ga... Ngapain kuliah bagian Y di Indo? Sekarang sih kamu tinggal pilih kuliah di fakultas X di Indonesia ato fakultas yang kamu mau tapi di luar negeri."
B: "Ah....mam, aku males klo kuliah di luar negeri. Udahlah di universitas negeri di Indo aja. Lulusan pasti dicari."
I: "Ga.... Pokoknya denger kata mami. Kan mami yang bayarin kamu kuliah."
Akhirnya, demi menuruti bakat yang dimilikinya, Budi berkuliah keluar negeri.
Nah, dari tulisan di atas, apakah yang menarik untuk kita cermati? Apakah Budi telah mengambil keputusan salah untuk berkuliah di fakultas yang disenanginya namun tidak ternama? Ataukah mamanya yang terlalu ingin mendapat sebuah titel "dapat menyekolahkan anak keluar negeri" atau "membiayai kuliah termahal di negeri sendiri"?
Kasus di atas bukanlah kasus yang jarang ditemui di lingkungan sekitar kita. Seringkali, ortu memaksakan kehendak untuk menyekolahkan anaknya di bagian tertentu walaupun anaknya tersebut terkadang tidak mampu. Dapat disadari, bahwa ortu selalu memberikan jalan yang terbaik bagi anaknya. Namun, apadaya apabila anaknya tidak mampu atau tidak sesuai minat. Apakah ada kuliah yang telah menjanjikan pekerjaan yang layak bagi mahasiswanya walaupun bagian tersebut bergengsi? Tentu saja jawabannya TIDAK. Semua itu harus dijalaninya dengan tekun. Sebagai contohnya seorang tukang bubur saja dapat membeli mobil mewah. Luar biasa bukan? Apakah dia disekolahkan ke luar negeri? Tentu TIDAK. Ini merupakan the real life.
Oleh karena itu, lebih baik mempelajari apa yang disenangi dibandingkan mempelajari apa yang tidak disenangi. Segala sesuatu yang dikejar hanya demi sebuah gengsi akhirnya akan menjadi sia-sia. Bagi pembaca yang mungkin akan menjadi ortu ingatlah jangan semata mengejar gengsi, bakat anak sendiri menjadi terpendam. Bakat tidak akan berkilau apabila tidak diasah. Lebih baik, kuliah di tempat terkucil tapi sesuai bakat dibandingkan kuliah bergengsi tapi tidak sesuai bakat. Lebih baik lagi, kuliah di tempat bergengsi dan sesuai bakat.
Label:
Renungan
Diposting oleh
Raymond Surya
di
06.41
0
komentar
Telat Bangun! Oh no...
Publicado Selasa, 10 Agustus 2010
Kronologis ceritanya seperti ini. Niatku ingin mengantar kepergian salah satu temanku, sebut saja Tata, pulang ke negeri Jiran untuk memulai perjalanan semester 3 yang baru ini. Kepulangannya yaitu jatuh pada hari Senin. Pesawatnya meluncur dari Kota Kembang pukul 06.10. Pagi bukan? Berarti apabila ingin mengantar kepergiannya, minimal aku dan teman-temanku harus sudah berada di airport sekitar pukul 05.00.
Pukul 04.00 pun lewat. Begitu pula dengan pukul 05.00. Sampai akhirnya aku terjaga dari mimpi sekitar pukul 09.00. Oh My GoD!!!!
Label:
My Life
Diposting oleh
Raymond Surya
di
09.04
0
komentar



