Tanggal 4 April 2009, pukul 00.00 WIB merupakan salah satu hari bersejarah bagi hidupku. Why? Karena hari ini adalah hari pengumuman SIMAK UI yang notabene aku menginginkan masuk FKUI bagaikan punduk merindukan bulan. Rasa deg-degan bercampur ketakutan mengalahkan rasa kantukku dalam membuka Web Penerimaan. Bahkan, Pra-UAN keesokaan harinya terelakkan karena perasaan ini.
Dan, hasilnya.....
SELAMAT ANDA DITERIMA DI UNIVERSITAS INDONESIA!
Rasa bangga menghiasi hatiku selama beberapa minggu setelahnya. Diterima di universitas nomer 1 gitu lho!
![]() |
| Awal Masuk.. Hidup Jakun! |
Akhirnya, masa-masa memasuki jenjang universitas kian mendekat. Saat ini, rasa itu mulai sedikit berubah menjadi rasa takut. Takut apa? Takut tidak diterima oleh lingkungan sekitar, takut pelajaran semakin sulit, dan banyak lainnya.
Bulan-bulan pun berlalu. Aku menghabiskan banyak waktu untuk menggapai secercah cita-cita di universitas ini. PSAF, mabim, PDOKM, PMDO dan berbagai acara lainnya kulewati dengan mulus. Akan tetapi, seiring perjalanan waktu, rasa banggaku akan fakultas ini mulai memudar, mengapa? Ternyata, di fakultas terbaik ini pula seringkali dijumpai hal-hal teknis yang seharusnya dapat dihindari. Misalnya saja dosen me-reschedule jadwal seenak perut mereka, dosen datang terlambat, bahkan aula tempat menuntut ilmu pernah digenangi air karena hujan. Luar biasa bukan?
Selain itu, gila popularitas, gila nilai, gila kekuasaan, gila idealisme, gila caper, gila games sampai gila beneran mewarnai pribadi yang ada di FKUI. Untuk yang terakhir belum kutemukan. Hahaha. Sikut menyikut terasa begitu kental. Ketika seseorang mengatakan bahwa belum belajar ketika H-1 ujian, itu semua adalah BOHONG! Menurutku, tidak ada orang cerdas di dunia kedokteran. Yang ada adalah SUPER RAJIN, RAJIN, CUKUP RAJIN, AGAK MALAS. Kata malas pun terlihat samar-samar di FKUI. Bahkan, gila keuntungan pribadi pun dapat dijumpai di fakultas ini. Mungkin, manusia di fakultas ini dapat bersaing dengan manusia fakultas Ekonomi dalam mencari keuntungan pribadi. Mendapatkan keuntungan belasan juta dalam sehari, hebat bukan? Insan beragam mewarnai hari perkuliahanku di FKUI.
![]() |
| Mabim AMSA |
Seringkali, aku merasa kesal dengan orang-orang di sekitarku. Mulailah aku membanding-bandingkan mereka dengan teman SMA-ku. Tetapi, apakah hal ini mengubah sesuatu dari diri mereka? Tentu saja tidak. Terlebih, ini dapat membuatku jauh terjatuh dalam ruang STRES. Pelajaran yang begitu berat, tugas yang selalu menumpuk, ujian di depan mata seringkali membuatku stres. Apakah aku akan menghilang dari dunia ini? Of course NOT!!!!
Untungnya, di fakultas ini, aku memiliki cukup banyak idola yang tidak dapat disebutkan satu persatu. Mereka menjadi pedoman sekaligus perisai hidupku. Insan yang begitu beragam membuka kelopak mataku untuk melihat sedikit ke dunia luar. Selain itu, mengahdapi mereka bagikan menaklukkan soal-soal ujian. Hal ini membuatku bertumbuh menjadi pribadi yang lebih matang. Akankah aku mengangkat sumpah 4 tahun ke depan? Akankah aku menjadi panutan di desa-desa terpelosok di Indonesia? Akankah aku melabuhkan hatiku di universitas ini? Tunggu saja, cerita selanjutnya.
![]() | |
| Do It with DUIT! |




0 komentar:
Posting Komentar