Menerjang Seminar Jurnalistik Nasional 40 Tahun MA

Publicado  Rabu, 28 Juli 2010

Bangun pagi-pagi setelah semalam pesta pemberkatan rumah temanku, M.
Pukul 5.40 aku sudah bangun, padahal semalam baru memejamkan mata pukul 3.00. Wow!!!! Rasa lelah dan kantuk tidak dapat kutepiskan.
Tetapi, aku paksakan bangun karena batang hidungku harus berada di kampus pukul 07.00.
Ternyata Karawaci begitu
JAUH dengan Salemba..
Aku baru sampai di kos pukul 07.15. OMG!!!!
15 menit terlambat...
Aku mandi secepat kilat mepersiapkan diri untuk datang ke
Seminar Jurnalistik Nasional 40 Tahun MA.

Sesampainya di Public Wing yang super nyaman dan dingin, aku melongok ke dalam, mengapa belum ada pembicara yang menyampaikan materi? Padahal, waktu telah menunjukkan pukul 07.45. Hufffff....
Aku kembali tenang.. Ternyata, belum terlambat.

Seminar ini dimulai dengan
diskusi mengenai masalah kesehatan. Sayangnya, masalah ini kurang menggigit. Peserta yang pas2an menjadi salah satu penyebabnya.
Kemudian, seminar terus berjalan mulai dari membahas
EYD, tulisan feature, sampai typography dan good layout yang membuatku terbuai di dalam dunia mimpi..wkwkwkwkw
Untungnya saja, seminar hari ini ditutup oleh penampilan Mrs Ligwina Hananto yang begitu memukau. Materi yang dibawakannya pun amatlah menarik yaitu
LANGKAH TEPAT SETELAH LULUS.
Layaknya seorang presenter kondang, Ligwina mampu menyihir satu ruangan menjadi terpana melihat dirinya. Materinya pun mudah dicerna oleh mahasiswa2 yang notabene belum banyak memakan asam garam kehidupan.
Akhirnya, waktu telah menunjukkan pukul 16.30. Artinya, seminar hari pertama selesai. HORE!!!

Akan tetapi, hari Jumat, 23 Juli 2010 tidak begitu mudah dilewatkan. Mengapa? Tepat setelah seminar ini selesai, diriku langsung diajak jalan oleh teman2ku dari Bandung. Aku tak kuasa untuk menolaknya. Kehidupan hedon di GI yang begitu asik ini diakhiri pukul 21.30 karena aku harus pulang ke kosan naik taksi. Teman-temanku yang lain harus pulang ke kampung halaman, Bandung.

Keesokan harinya, Sabtu, 24 Juli 2010, aku bangun pukul 07.00. Kemudian, bersiap2 menyongsong hari kedua seminar jurnalistik. Di hari kedua ini, materi2 yang disampaikan tergolong menarik.
Teknik wawancara merupakan salah satu hal yang menarik. Seminar ini ditutup oleh rekayasa foto jurnalistik yang dibawakan oleh wartawan senior Kompas, Arbein Rambey. Dia terlihat begitu ahli dalam merekayasa foto.
Seminar hari kedua begitu menarik untuk dilewatkan. Selepas seminar, ternyata perjalanan hari Sabtu belumlah usai.
Gladi resik untuk mempersiapkan
hari temu alumni MA dimulai. Aku baru bisa beranjak dari Public Wing pukul 20.45. Sabtu yang begitu lelah.

Ternyata, sebuah intan perlu digosok agar tetap mengkilat. Aku menjadi lebih mengerti mengenai bidang jurnalistik setelah menerjang 2 hari yang begitu melelahkan.
Thanks untuk kakak panitia seminar yang begitu hebat dalam memilih para narasumber dan tentunya narasumber yang begitu berpengalaman.

Semangat terus
PPAB MA 2010 TANGGUH!

!FOREVER YOUNG MA!

0 komentar: